Komedo ? Jangan Dipencet !! Lakukan hal ini

Komedo adalah salah satu masalah kulit yang sering muncul dan sangat mengganggu. Banyak orang kerap memencet area wajah supaya komedo-komedo tersebut lenyap. Sebenarnya memencet komedo menggunakan tangan sangat tidak dianjurkan. Tindakan itu akan membuat pori-pori wajah membesar dan kotoran mudah masuk, sehingga timbul jerawat.

Komedo muncul akibat pori-pori tersumbat sel kulit mati dan minyak berlebih. Gangguan kulit terdiri atas dua macam, yakni komedo putih (whitehead) dan komedo hitam (blackhead). Komedo putih terbentuk ketika sel-sel kulit mati, minyak, dan bakteri yang menyumbat pori-pori. Whitehead biasanya dipicu perubahan hormon. Masalah itu kerap timbul pada masa pubertas, menstruasi atau haid, kehamilan, dan monopause.

Komedo hitam merupakan benjolan kecil yang muncul pada permukaan kulit karena tersumbatnya folikel rambut (pori-pori) oleh kotoran minyak dan sel-sel kulit mati. Biasanya komedo jenis ini lebih terlihat pada wajah seseorang ketimbang komedo putih.

Jika ingin membersihkan komedo, Anda tidak boleh menggunakan tangan kosong karena dapat berisiko menimbulkan jerawat. Anda perlu mencoba cara menghilangkan komedo secara alami dan ampuh tanpa memecetnya. Namun, sebelum mengetahui cara menghilangkannya, Anda perlu mengetahui beberapa penyebab timbulnya komedo supaya dapat mencegahnya di kemudian hari.

Penyebab Timbulnya Komedo

  1. Menumpuknya Bakteri pada Permukaan Kulit

Beraktivitas baik di dalam maupun di luar ruangan tetap saja tidak dapat ter-elakan dari adanya debu dan bakteri yang menempel pada kulit wajah.  Penumpukan bakteri pada wajah bisa menyebabkan munculnya komedo bahkan jerawat. Penggunaan masker juga perlu diperhatikan, ketika sudah lembab disarankan untuk mengganti masker yang baru, karena hal tersebut juga dapat menyebabkan munculkan komedo serta jerawat  diarea yang tertutup masker.

      2. Iritasi Pori-pori Kulit akibat Mencuci Wajah Terlalu Kasar

Meskipun terlihat simple, ketika mencuci wajah juga perlu diperhatikan lho ladies. Sebisa mungkin ketika mencuci wajah jangan terlalu kasar karena dapat membuat kulit dan pori-pori iritasi. Saat kulit ataupun pori-pori iritasi kulit wajah rentan dan bakteri maupun debu, kotoran menjadi mudah menempel dan masuk ke dalam pori-pori, sehingga menyebabkan munculkan komedo dan permasalahan kulit lainnya

Baca juga : Berikan Gerakan ini pada Wajah Agar Awet Muda

       3. Perubahan Hormon

Banyak orang terkususnya wanita yang belum paham jika perubahan hormone dapat memperngaruhi kondisi kulit terutama kulit wajah. Kebanyakan wanita mengalaminya ketika sedang masa mestruasi, dimana ketika masa tersebut hormon mengalami perubahan dan dapat menimbulkan adanya komedo ataupun jerawat.

Gejala ini memang tak selalu dialami para wanita. Namun ciri-ciri ini biasanya jadi tanda umum masa menstruasi akan datang. Menurunnya hormon progesteron dan estrogen menjelang akhir fase luteal (pra-menstruasi) menyebabkan produksi minyak berlebih dan bisa menyumbat pori-pori kulit. Penyumbatan pori-pori kulit inilah yang membuat bakteri mudah berkembang pada kulit dan risiko munculnya jerawat makin tinggi.

        4. Kulit terlalu Lembap dan Berminyak

Biasanya, komedo akan muncul pada kulit wajah yang berminyak. Benjolan kecil yang  muncul di area wajah ini disebabkan oleh pori-pori kulit wajah yang tersumbat oleh sel kulit mati dan sebum (minyak).

         5. Terkena Bahan Kimia Produk Kosmetik atau Make-up

Ternyata salah satu penyebab komedo itu adalah dari makeup, loh.

Kok, bisa? Kenapa, ya?

Ternyata sisa-sisa makeup yang belum terangkat saat dibersihkan itu justru akan menyumbat dan menjadi komedo. Penyebab komedo juga berasal dari makeup, karena makeup yang kurang bersih pada wajah itu dapat menyumbat kulit dan kemudian menjadi komedo.

         6. Kebiasaan yang tidak Sehat seperti Merokok

Merokok dapat berkontribusi dalam menyebabkan jerawat non-inflamasi, termasuk komedo besar dan tersumbatnya pori-pori. Jerawat non-inflamasi biasanya terjadi ketika folikel rambut yang terbuka di permukaan kulit terblokir oleh bakteri.

Merokok diketahui juga menyempitkan pembuluh darah dan merusak permukaan tubuh yaitu sel-sel di kulit yang merupakan pertahanan baris pertama dari perlindungan tubuh. Kondisi ini juga bisa memicu penyumbatan dari pori-pori kulit yang menyebabkan timbulnya komedo yang berujung munculnya jerawat.

Selain itu merokok juga bisa mengganggu penampilan kulit, seperti kulit keriput dan juga penuaan dini. Hal ini karena rokok dapat menciptakan radikal bebas, merusak produksi kolagen serta merusak protein kulit pada usia berapa pun. Karenanya salah satu cara pencegahan penuaan dini adalah dengan berhenti atau menghindari asap rokok.

         7. Istirahat tidak Teratur

Kurangnya tidur atau istirahat tidak teratur dapat berdampak juga bagi kulit, salah satunya munculnya komedo dan jerawat. Kurang tidur melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda dan dengan demikian kulit Anda lebih rentan terhadap bakteri penyebab jerawat. Juga, kurang tidur menyebabkan peningkatan peradangan kulit dan dengan demikian dapat menyebabkan jerawat. Kurang tidur tak hanya dapat menyebabkan berjerawat, tetapi juga dapat memperburuk kondisi kulit Anda. Jadi, jika Anda berjerawat atau kondisi kulit lainnya, tidur nyenyak akan membantu menyembuhkan kulit lebih cepat.

Baca juga : 5 Rahasia Kulit Tetap Awet Muda ala DR. Rochelle Skin Expert

         8. Kurang Minum air Putih

Sekitar 60-70 persen tubuh manusia terdiri dari air, sehingga jika tubuh kekurangan air maka masalah kecil hingga serius bisa muncul. Termasuk masalah pada kulit yang disebabkan oleh kurangnya asupan air.

Tubuh yang kekurangan air dapat membuat kulit kering dan kasar, yang menyebabkan banyak sel kulit yang mati. Banyaknya sel kulit mati yang menumpuk di lapisan kulit dapat menyumbat pori-pori, yang bisa terakumulasi dan berkontibusi untuk perkembangan atau memperparah munculnya komedo dan jerawat.

Selain itu, jika kadar air dalam sel berkurang maka bisa menyebabkan kulit kering dan retak-retak yang membuatnya lebih rentan terhadap bakteri yang memicu terjadinya gangguan kulit. Kulit kering sangat terkait dengan lebih mudahnya komedo ataupun jerawat muncul. Ketika Anda mengalami dehidrasi, prioritas utama adalah mencukupi kebutuhan air dan cairan elektrolit yang merupakan mineral penting bagi kesehatan organ. Dalam beberapa kasus, perawatan medis dapat membuktikan diperlukan juga.

Selama satu hari, jumlah air yang dikeluarkan oleh tubuh dengan kondisi normal melalui air seni, buang air besar, keringat, dan saluran napas sekitar 2 liter atau 8 gelas. Oleh karena itu, air yang dibutuhkan untuk mengganti cairan dalam tubuh jumlahnya harus sama atau bahkan lebih.

Pengobatan tepat untuk Komedo

Penanganan komedo bertujuan untuk mengurangi minyak berlebih, membantu pengelupasan sel kulit mati, dan membunuh bakteri. Komedo juga perlu diatasi agar tidak menjadi jerawat yang berbekas.

Untuk menangani komedo, dapat digunakan krim benzoyl peroxide yang dijual bebas. Penggunaan pore pack hanya menghilangkan komedo secara sementara dan dapat digunakan ketika harus menghadiri acara tertentu, untuk membuat kulit Anda terlihat bebas dari komedo.

Jika penggunaan krim atau produk-produk yang dijual bebas tidak membantu, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit. Dokter kulit dapat memberikan krim yang mengandung azelaic acidtretinoinatau adapalene untuk mencegah penyumbatan pada pori-pori dan mempercepat pergantian sel kulit. Bila komedo telah terinfeksi dan menjadi jerawat atau bisul, dokter akan meresepkan krim yang mengandung antibiotik.

Selain penggunaan krim, komedo juga dapat ditangani oleh dokter kulit dengan beberapa metode berikut:

  • Menghilangkan komedo secara manual. Dokter akan menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan komedo.
  • Terapi laser. Terapi ini dapat mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit dan membunuh bakteri penyebab komedo.
  • Peeling. Dokter akan menggunakan bahan kimia untuk mengelupas sel-sel kulit bagian luar. Setelah dikelupas, sumbatan pada pori-pori kulit akan terangkat dan permukaan kulit terlihat lebih halus.
  • MikrodermabrasiMikrodermabrasi dilakukan untuk membersihkan bagian terluar dari permukaan kulit dengan menggunakan alat khusus, guna menghilangkan sumbatan penyebab komedo.

 

Pencegahan Komedo

Komedo terbentuk karena adanya sumbatan pada pori-pori kulit. Oleh karena itu, kulit harus selalu terjaga kebersihannya. Di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terbentuknya komedo:

  • Cuci muka secara teratur. Cuci muka sebelum tidur dan setelah bangun tidur menggunakan sabun cuci muka dapat menghilangkan penumpukan minyak penyebab komedo. Usahakan tidak mencuci muka lebih dari dua kali dalam sehari karena dapat meningkatkan risiko terjadinya iritasi kulit.
  • Keramas setiap hari, terutama bila memiliki tipe rambut berminyak. Minyak pada rambut bisa menjadi pencetus tersumbatnya pori-pori pada wajah.
  • Jaga kebersihan tangan dan kuku. Hal ini bertujuan untuk menghindari berpindahnya kotoran dari tangan dan kuku ke permukaan kulit, terutama wajah.
  • Cuci sarung bantal dan seprai seminggu sekali. Mengganti sarung bantal dan sprei untuk menghilangkan sisa kotoran dan minyak pada tempat tidur.
  • Hindari makanan tinggi gula dan lemak. Hal ini bisa membantu mengurangi produksi minyak pada kulit.
  • Gunakan produk perawatan kulit untuk mengangkat kulit mati. Masker kulit dan produk perawatan kulit yang mengandung scrub dapat membantu mengangkat sel kulit mati.
  • Gunakan produk perawatan kulit yang tidak mengandung minyak. Hindari kosmetik, losion, tabir surya, dan produk kecantikan yang mengandung minyak, karena dapat memicu timbulnya komedo.