Jangan Pusing! Begini Cara Pengobatan Jerawat Yang Aman

Pengobatan Jerawat

Kamu tau tidak jika pengobatan jerawat bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan bahkan ada yang tahunan. Itu semua tergantung tingkat keparahan jerawat yang dialami. Jika hanya jerawat ringan, penangan cukup menggunakan krim atau gel dengan kandungan benzoyl peroxide. Ada beberapa cara lagi yang bisa dilakukan untuk pengobatan jerawat. Simak ya!

 

Benzoyl peroxide

Benzoyl peroxide berfungsi sebagai antiseptik yang bermanfaat untuk membunuh bakteri pada permukaan kulit. Zat ini mampu untuk mengurangi komedo dan mengatasi peradangan. Benzoil peroksida tersedia dalam bentuk gel atau krim, dan digunakan pada wajah yang berjerawat, 20 menit setelah mencuci muka.

Gunakan obat ini hanya secukupnya saja, karena penggunaan yang berlebih bisa menyebabkan iritasi kulit. Ada baiknya, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai pemakaian benzoyl peroxide.

Jangan lupa untuk menghindari paparan sinar matahari selama menggunakan obat ini, karena dapat menyebabkan kulit wajah menjadi sensitif dan kemerahan. Terpenting, jangan sampai obat ini mengenai rambut dan pakaian karena akan merubah warna rambut dan pakaian.

Efek samping menggunakan pengobatan jerawat ini adalah membuat kulit kering, gatal, merasa terbakar pada kulit, kemerahan dan terkelupas. Efek samping memang akan hilang dengan sendirinya, saat kamu sudah selesai melakukan pengotan.

Sebagai penghilang jerawat, sebaiknya benzoyl peroxide digunakan selama 6 minggu saja. Tapi ada beberapa penderita jerawat yang disarankan untuk terus menggunakan obat ini dengan frekuensi yang lebih jarang, untuk mencegah jerawat kembali muncul.

 

Retinoid topikal

Cara kerja obat ini adalah dengan membuang sel kulit mati pada permukaan kulit sehingga tidak akan menyumbat folikel rambut. Jenis retinoid yang digunakan untuk pengobatan jerawat adalah tretinoin topikal. Obat ini hanya dipakai sekali sehari sebelum tidur.

Gunakan obat ini sesuai dosis dan kamu harus melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang berlebih. Tidak dianjurkan digunakan oleh wanita hamil, karena berisiko menyebabkan cacar lahir bagi janin yang sedang dikandung.

Sama seperti benzoyl peroxide, pemakaian retinoid topikal umumnya dijalani hingga 6 minggu. Untuk mencegah jerawat kembali muncul, kamu disarankan untuk terus menggunakan pengobatan jerawat ini, dengan frekuensi yang lebih jarang.

Pengobatan jerawat

Antibiotik topikal

Obat ini membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi folikel rambut yang tersumbat. Antibiotic tersedia dalam bentuk cairan atau gel yang dioleskan pada jerawat selama 6-8 minggu. Setelah jangka waktu tersebut, pemakaian obat harus dihentikan agar bakteri tidak berbalik menjadi kebal terhadap obat, sehingga berakibat infeksi akan bertambah atau jerawat semakin parah.

Walaupun jarang terjadi, pengobatan jerawat ini bisa menimbulkan efek samping seperti iritasi dan kemerahan pada wajah serta akan terasa panas dan terkelupas.

 

Asam azelaic

Pengobatan jerawat yang keempat adalah menggunakan asam azelaic. Obat ini bekerja dengan membuang sel kuliy mati dan membunuh bakteri. Obat ini juga berbentuk krim, biasanya obat ini digunakan bagi kamu yang mengalami iritasi akibat pemakaian retinoid topical atau benzoyl peroxide.

Obat ini biasanya digunakan satu atau dua kali dalam sehari untuk pemilik kulit sensitif. Efek samping obat ini adalah kulit kering, gatal. Perih dan kemerahan.

Pengobatan jerawat

Tablet antibiotik

Jika jerawat kamu sudah parah, coba ditangani dengan meminum antibiotik yang dikombinasikan dengan pengobatan topical. Pengobatan jerawat ini bisa dilakukan dalam waktu 4-6 bulan, tergantung kulit kamu meresponnya.

Jenis tablet antibiotik yang mudah diserap oleh tubuh adalah tetracycline. Yang perlu diperhatikan, ibu hamil dan menyusui tidak boleh mengkonsumsi obat ini. Biasanya, sebagai penggantinya dokter akan memberikan erythromycin yang lebih aman untuk digunakan.

 

Terapi hormon

Pengobatan jerawat selanjutnya dengan melakukan terapi hormon. Terapi ini bisa berdampak positif pada wanita berjerawat, terutama jika jerawat muncul saat menstruasi. Jika terkait dengan gangguan hormon, dokter akan menyerankan pengobatan jerawat PCOS dan disarankan untuk mengkonsumsi pil KB kombinasi. Kebanyakan jerawat akan hilang walaupun membutuhkan waktu 1 tahun.

Pengobatan jerawat

Isotretinoin

Pengobatan jerawat yang berbentuk obat minum tablet. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari obat ini, seperti mengurangi jumlah bakteri pada kulit, mencegah tersumbatnya folikel rambut, mengurangi kemerahan dan bengkak disekitar jerawat, membantu mengontrol produksi sebum.

Biasanya, obat ini digunakan selama 4-6 bulan baru terlihat hasilnya. Pada seminggu hingga dua minggu awal pengobatan jerawat, muka akan memburuk. Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir karena hal tersebut merupakan efek yang normal.

Walaupun obat ini banyak manfaatnya, tapi ada efek samping yang bakal kamu rasakan seperti perubahan kadar gula darah, blefaritis atau radang kelopak mata, Kulit kering, retak, dan mengalami peradangan, terutama di bibir dan sekitar lubang hidung.

Sejumlah orang mengakui mengalami perubahan suasana hati saat mengkonsumsi isotretinoin. Ada baiknya, kamu langsung konsultasi dengan dokter jika mengalami perubahan suasana hati seperti tertekan, agresif atau ada keinginan ingin bunuh diri saat sudah mengkonsumsi obat ini.

Itulah pengobatan jerawat yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi jerawat membandel. Kami juga bisa mencoba perawatan lengkap dari DR Rochelle skin expert Indonesia. Masalah kulit bisa diatasi dan kepercayaan diri bisa ditingkatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *